Network monitor


Network monitor komersial dapat mencapai harga $2000. IPTraf adalah alternatif open source, jika Anda mencari tool monitor jaringan yang handal dan simple, yang dapat diinstall pada sistem minimal, Aplikasi Open Source IPTraf adalah sebagei salah satu solusinya.

Gambar tampilan Iptraf dari SSH client PuTTY

Installasinya sebagei berikut masuk sebagai root ketik perintah : apt-get install iptraf

login as: ******

password:

alfian@jangrik:~$ sudo su –

Password:

root@jangrik:~# apt-get install iptraf

lalu jalankan iptraf. maka anda akan mendapatkan salam dari layar yang menampilkan informasi produk, termasuk versi, nama pembuat, informasi hak cipta, dan lisensi. Tekan tombol apa saja untuk melanjutkan. Layar berikutnya, (Gambar) akan menampilkan beberapa pilihan.

root@jangrik:~# iptraf

Dari menu ini, scroll ke Configure, atau tekan tombol O (di-highlight dengan warna biru). Pada menu Configure, Anda dapat mengatur beberapa pilihan mulai dari Reverse DNS Lookup sampai ke Closed/Idle Persist.

Misalnya kita akan mengeset Logging ke On. Untuk melakukan ini, scroll ke bawah menggunakan anak panah ke entry Logging dan tekan [Enter]. Anda akan melihat entry Logging di sebelah kanan berubah dari Off menjadi On.

Dengan Loggin diaktifkan, tekan tombol x atau scroll ke Exit dan tekan [Enter], tekan tombol m atau scroll ke IP Traffic Monitor, dan tekan [Enter] untuk membuka menu tersebut. Selanjutnya, pilih interface eth0, isikan nama logfile atau biarkan default /var/log/iptraf/ip_traffic-1.log dan tekan [Enter] kembali. Anda akan melihat trafik jaringan yang berjalan terlalu cepat. Untung saja, Anda mengaktifkan Logging. Sekarang jika Anda membuka text editor favorit Anda, untuk melihat file log tersebut, Anda akan melihat sebuah daftar.

Jika Anda memperhatikan setiap entry, Anda akan melihat bahwa setiap entry tersebut berisi hal berikut :

­ Timestamp : bulan, tanggal, waktu, tahun

­ Protocol : ARP, OSPF, TCP, UDP, dan lain-lain

­ Interface : eth0, eth1, localhost, dan lain-lain<

­ Ukuran Paket dalam byte

Alamat : Alamat yang berada setelah keyword for merupakan alamat tujuan, dan yang berada setelah keyword from adalah alamat asal. Alamat tersebut dapat berupa alamat IP atau MAC.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: