Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Kami segenap umat Islam diseluruh dunia mendukung Syariah  & Khilafah, karena hanya Khilafah-lah yang terbukti dapat mensejahterakan umat, baik muslim maupun non muslim.

Konferensi Rajab 1432 H

Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H

Konferensi Rajab 1432 H

Konferensi Rajab 1432 H

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

Konferensi Rajab 1432 H Delta Sidoarjo

  • Olympus E-500 + ZUIKO 14-45mm | ZUIKO 40-150mm | HELIOS 44M | COSINA 200mm
  • Nikon D50 + AFS 18-55mm | SIGMA 28-300mm

Tanpa Pajak, Negara Ambruk?

Oleh Arim Nasim

Makelar kasus yang melibatkan salah seorang pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan, menyulut gerakan boikot pajak terutama di dunia maya, dan ini dikhawatirkan bakal mengancam penerimaan negara dari pajak. Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz, Jumat (26/3). Bahkan sebagian orang berpendapat bahwa pajak adalah darah kehidupan (life blood) negara. Pajak dibayar negara tegak; pajak diboikot negara ambruk. Benarkah tanpa pajak, negara akan ambruk? Bagaimana posisi pajak dalam sistem ekonomi Islam? Benarkah pajak mewujudkan keadilan?

Berbagai upaya dilakukan oleh Dirjen Pajak untuk meningkatkan pendapatan negara dari pajak baik melalui penyadaran penting pajak dalam pembangunan maupun melalui iklan di media yang terkenal dengan semboyannya “Apa Kata Dunia?” Hasilnya memang luar biasa, pendapatan negara dari pajak semakin meningkat dari tahun ke tahun, misalnya pada 1989 sumber pendapatan negara dari pajak masih sekitar 51 persen tetapi pada 2006 pendapatan negara dari pajak meningkat menjadi 75 persen, sisanya dari pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan pinjaman.

Namun ironisnya, ketika rakyat digenjot untuk membayar pajak, pada saat yang sama pemerintah semakin mudahnya mengobral kekayaan alam dan barang tambang dengan harga murah. Hal itu dilakukan melalui projek privatisasi dan swastanisasi, yaitu penyerahan pengelolaan SDA ke swasta khususnya asing melalui peningkatan investasi yang dilegalkan melalui UU seperti UU SDA, UU Pertambangan Mineral dan Batubara, UU Penanamaan Modal, dan lain-lain. Akhirnya terjadilah kondisi yang ironis. Rakyat dikejar-kejar dengan pajak, sementara kekayaan barang tambang dan SDA lain yang melimpah ruah justru dinikmati perusahaan asing. Oleh karena itu, sebenarnya naiknya sumber pendapatan negara dari pajak semakin menunjukkan kokohnya ekonomi neoliberal yang diterapkan oleh pemerintah.

Pada sisi pengeluaran negara, fungsi pajak yang secara teorinya memiliki fungsi regulasi atau distribusi dari orang kaya untuk orang miskin ternyata baru sebatas iklan karena kenyataannya setiap APBN yang dihasilkan selalu tidak prorakyat. Sebagai contoh, APBN 2010 dinilai masih pro terhadap birokrasi dan kapitalis, hal ini bisa dilihat dengan menurunnya anggaran subsidi dari Rp 166, 9 triliun (RAPBN 2009) menjadi Rp 144,3 triliun (RAPBN 2010) sedangkan pengeluaran didominasi oleh peningkatan gaji dari Rp 133 triliun (RAPBN 2009) menjadi Rp 161 triliun (RAPBN 2010) dan pembayaran bunga utang yang sangat tinggi Rp 115 triliun.

Makelar kasus yang melibatkan Gayus, karyawan golongan III A di Ditjen Pajak yang menangani kasus keberatan pajak yang diajukan lebih dari seratus perusahaan semakin menambah kekecewaan para pembayar pajak. Yang terbayang di benak mereka, golongan III A saja mampu melakukan korupsi Rp 28 miliar, bagaimana dengan pejabat-pejabat yang ada di atasnya? Maka sebenarnya hal yang wajar ketika muncul fenomena boikot pajak karena bisa jadi para pembayar pajak menyadari bahwa ternyata pajak hanya sebagai alat eksploitasi untuk kepentingan para kapitalis dan birokrat.

Dalam sistem ekonomi Islam, penerimaan negara tidak boleh bertumpu pada pajak. Menurut Abdul Qadim Zallum dalam bukunya, Sistem Keuangan Negara dalam Sistem Islam, sumber pendapatan negara bertumpu pada pengelolaan negara atas kepemilikan umum seperti sumber daya alam di antaranya kekayaan hutan, minyak, gas, dan barang-barang tambang lainnya yang menguasai hajat hidup orang banyak. Pada pemilikan umum ini, hanya negara yang b erperan sebagai pengelola. Dengan demikian, syariat Islam melarang pemberian hak khusus kepada orang atau kelompok orang (swasta), apalagi swasta asing. Sayangnya, yang justru terjadi adalah banyak kekayaan alam (hasil hutan, minyak bumi, barang tambang, dan lain-lain)–yang sejatinya milik rakyat–diserahkan begitu saja kepada swasta bahkan swasta asing, atas nama swastanisasi dan privatisasi. Jutaan ton emas dan tembaga di bumi Papua, misalnya, diserahkan kepada PT Freeport, sedangkan miliaran barel minyak di Blok Cepu diserahkan kepada Exxon Mobil. Kontrak blok gas tangguh yang berpotensi merugikan negara Rp 750 triliun (25 tahun) diberikan ke Cina.

Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini bukan pemimpin yang terus-menerus memoroti rakyat dengan pajak melalui iklan yang menyesatkan, tetapi yang kita butuhkan adalah pemimpin yang mampu mengembalikan kekayaan alam atau sumber daya alam milik rakyat (saat ini hampir 90 persen sumber daya alam kita dikuasai asing) dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tentu hal ini akan terealisasi kalau kita kita bebas dari cengkeraman neoliberal dan menggantinya dengan sistem ekonomi yang manusiawi, yaitu sistem ekonomi berbasis syariah.***

(sumber:  Pikiran Rakyat , selasa 13 April 2010 bisa diakses melalui http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=136386)

Penulis, Koordinator Mata Kuliah Ekonomi Syariah- Fakultas Pendidikan Ekonomi & Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia dan kandidat Doktor Bidang Ilmu Ekonomi Unpad.

http://airsoftgun.cyshop.us/
http://digitalslr.cyshop.us/
http://adventure.cyshop.us/
http://laptop.cyshop.us/
http://drumsets.cyshop.us/
http://rccars.cyshop.us/
http://automotive.cyshop.us/
http://music.cyshop.us/
http://drumsets.cyshop.us/
http://gadget.cyshop.us/

Mau dibawa kemanakah Negara ini?

Arifin Ilham: Permasalahan besar umat dan bangsa saat ini adalah kerusakan moral (Republika, 22/12/2009).

Alislam : Kerusakan moral hanyalah salah satu akibat dari kerusakan sistem yang diterapkan di negeri ini, yakni sistem sekular.

Fajjar : Pemimpin tidak mungkin mengelabui/berbohong bahwa tidak ada yang harus ditakuti.
Sebaliknya, ia akan memberitahukan sebuah Kecemasan (kendala) kemudian mengkonversi ketakutan pasukannya menjadi Aksi Positif. (di indonesia kok justru sebaliknya)

Godong Rambanan™

Godong Rambanan™

Kamera Olympus E500
Lensa (kanibalan lensa MF bekas murah pol)
Film Digital
Filter UV
Kecepatan kalo ngk salah 1/2000
Diafragma kalo ngk salah f/0.0
Terbatas Tidak

Mau dibawa kemanakah Negara ini..? jerene seh gawe demokrasi dadi luweh apik, tapi faktane yo koyongene iki remeke demokrasi.. :P

FAQ rapidshare, virus etc.. :(

ketika malam menjelang pagi tepatnya 7/2/2009 jam 01:10:08 AM

ketika enak2nya tidur ZZzzZzz..

untung pas bangun, kalo ngk bangun yang paling parah ya di BUZZ!! “ngk sopan + menyebalkan”
mengutip sekilas chat sama beberapa orang & sering juga..

aRio: mas
aRio: koq buat donlod lelet bener ya
noc_linkmedia2: download kemana pak?
aRio: tergantung server donlod nya
aRio: ato gmn
aRio: ke rapidshare sih
noc_linkmedia2: ya tergantung servernya
noc_linkmedia2: rapidshare ya emang gitu, apa lagi yg free
aRio: :D
aRio: ok ok

ya beginilah kalo yg free2, ada juga kata2 yg bikin jengkel tentang free hotspot “jangan ke cafe xxxx sana hotspot di sana lemot” hahaha lucu hostpot kok lemot? ya Allah Om namanya juga free & paling managemen bandwidthnya juga ngk diperhatikan, wajarkan…

ada lagi
Peter Adi (6/30/2009 8:58:21 PM): pak
Peter Adi (6/30/2009 8:58:30 PM): internet nya kok lemot ya
Peter Adi (6/30/2009 8:58:57 PM): ip 192.168.x.x
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:04:02 PM): bentar tak ceknya
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:04:55 PM): radionya dah di reboot pak?
Peter Adi (6/30/2009 9:05:02 PM): tadi udah
Peter Adi (6/30/2009 9:05:16 PM): sekitar jam 8an
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:06:32 PM): ini saya cek normal aja pak, barusan banyak reques
Peter Adi (6/30/2009 9:06:39 PM): gitu ya
Peter Adi (6/30/2009 9:06:49 PM): hmm mungkin server web nya yg lg lamban
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:06:57 PM): mungkin juga pak
teknisi_linkmedia2 (6/30/2009 9:07:20 PM): atau mungkin ada aplikasi antivirus yg auto update
Peter Adi (6/30/2009 9:07:45 PM): udah di disable ko auto update nya
Peter Adi (6/30/2009 9:07:45 PM): hehe
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:08:18 PM): kalo masalah anti virus mending di auto kan aja pak
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:08:36 PM): dari pada kena virus conficker
Peter Adi (6/30/2009 9:08:56 PM): ohh iya..pas itu kedetect di flashdisk temen ada conficker
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:09:32 PM): virus tsb nyerangnya di masalah network, biasanya kalo update antivirus suka ngaco updatenya
Peter Adi (6/30/2009 9:09:42 PM): ooo
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:09:44 PM): efeknya lemot
Peter Adi (6/30/2009 9:09:49 PM): ow gt yah
Peter Adi (6/30/2009 9:10:01 PM): norton bisa detect conficker ga yah
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:10:29 PM): kalo update terbaru bisa detect
noc_linkmedia2 (6/30/2009 9:10:39 PM): /u avg juga bisa
Peter Adi (6/30/2009 9:12:36 PM): ooo
Peter Adi (6/30/2009 9:12:40 PM): nanti saya full scan deh

haduh2 ini lagi.. Internet kok lemot? perasaan dari dulu istilah internet pasti cepet, kadang masalah virus di local komputernya, seorang bisa komplen sambil marah lagi, ketahuan dia pelihara virus pada akhirnya ya didisele dulu sementara tu orang dari pada menyebar ke seluruh network (apalagi virus sekarang kan main di semua layer) :( , salah sendiri kan.. :P

Openmind, catatan dan kalkulasi kulakan lombok bulan mei

FAQ’S : sebelumnya catatan ini ngk pakek kata lu gw lu gw jika diteruskan menjadi “lu gwplek ..:D”, tidak juga pakek Qm dan Aq coz, gw masih sebel ama yg namanya artis sinetron indonesia (loh kok ngwe gw? piye toh iki..:D), meskipun belom bisa bahasa arab ngk ada salahnya tak cobak pakek “ente ama ane” aza yah. :D

sedikit meminjam kata2nya CrazyTown yg berjudul Drowning ” Sometimes I hate that chaos surrounds me “
Sometimes I hate that chaos surrounds me : awal bulan mei sampek akhir mei yang lumayan ada cobaan yang otomatis ikut merasakan siklus “fxp0.down” opo kui (rec. istilah penamaan lancard dalam mesin BSD dan juga merek NIC yang handal ngk banyak bug, tapi ngk juga bila kesambar petir tetep jadi down :D ) langsung ae diantaranya :

Bertemu orang2 yang bergelimang hutang ditagih bank sana sini, gimanapun juga ane kena getahnya, kena korban tagih salah sasaran yang istilah belandanya “kenk pulot ora mangan nongkone” dan juga “kegeden empyak kurang cagak” , dalam bisnis juga ngk sak dek sak nyet untung gede dan parahnya hutangnya gede pula, mbok iyao & ngk ada salahnya menerapkan pribahasa Italy : “alone-alone asale clakone”
ya moga saja ngk terus “gali lubang tutup lubag.. Bang Romaaa.. Aniii.. mataq” kok jadi pelem Roma Irama yah hihihi, bikin trauma & idup ngk tenang aza om :D

Menjumpai kata2 yg bikin fxp0.down again dari seorang anak belasan tahun yang keras kepala lagi. hemm kata2nya seperti seorang yang tak ane kenal sebelumnya, ya moga2 ngk salah paham bila dikash masukan yah.. hemm.. Good Luck lah..

Sewaktu perjalanan puang ke ponorogo ane pas duduk depan & banyak ngobrol dengan seorang sopir travel tentang seputar rumah tangganya yg katanya istrinya punya lelaki lain, padahal mereka sudah punya anak, yang intinya “retak” ane cuman bisa komentar “suakno anake njenegan Pak jek cilik2″ dan minta solusi ya takkasih sedikit solusi “@#%#$%^&&&*^%% ngoten mawon pak”, cukup itu yah.. kebanyakan cerita malah jadi gibah alias gosip :P

Berita tentang partai politik, wapres & cawapres, banyak menebar pesona dengan muka manisnya yang padahal dibalik muka manisnya itu banyak kepalsuan tak berarti.. yang serasa ada misi rahasia dibalik itu semua mencurigakan, diantara mereka saling menjatuhkan satu sama lain, mereka semua is SUCK..!!, sebagian orang kritis mengatakan “ooo itu sudah rahasia umum” dan orang yg istikomah dijalan islam mengatakan “yah.. itulah demokrasi memang sytem kufur warisan penjajah cacat sejak lahir” juga disayangkan ada juga partai yang ane kira bersih malah terjerus ikut2an kedalam lembah hitam XXXXX sensor om “istilah belandanya KEBLOBOK”

Ada juga kabar gembira bahwa komunitas linux itn ane dapat kepercayaan buat ngejain wab jurusan elektro

hari kamis tgl 28 mei : kemarin ane hampir saja menginjek-injek (ngiles2, ngawut2) anjing kecil yg banyak ngomong, & ane punya niat kulempar ke got perumahan..
sadist bgt.. emang.. (maklum sifat kebanyakan orang2 ReogCity masih kebawa, sifat ini sudah beberapa tahun ane tinggalkan) ane urungkan niat coz, banyak bgt kerjaan dilapangan dan bentar lagi magrib and harus finish
beberapa jam Clear * no commant * / jika Yes maka end, jika No maka kembali ke start (kebiasaan buat flowcard :P )

hari minggu tgl 31 mei : Sob2 Secara defakto ente sudah terbukti failed, ente diam2 tapi kejam and ngk merasa kejam lagi.. mangkane nek ngk Kuat ngangkat yo gek ndang diselehne to Sob2..

Oya ada lagi satu masalah “Skripsi..” wes ngk usah di bahas malah jadi SARA nanti hihihi, penting agustus kompre.. :P

Alhamdulillah cooler prosesor dikepala ane masih idup & sytem oprasi juga masih jalan normal, moga tetep stabil dan istikomah dijalannya Amin :)

#echo “Keep On Rock’in..!!” >> /etc/fiyan.fxp0.up

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.